Rabu, 30 Maret 2016

INVESTASI MAHASISWA MANDIRI

“Mimpi Sejuta Dolar” Resolusi besar seorang motivator asal Indonesia, Marry Riana, saat ia masih menyandang status mahasiswa. Salah satu cara yang ia pilih untuk mencoba mencapai impian sejuta dolar tersebut yaitu dengan main saham. Meskipun, berakhir dengan kerugian sebesar 10.000 dolar.

Marry Riana, sebagai satu contoh dari sekian juta mahasiswa yang pernah merasakan jatuh bangun dalam dunia pialang saham. Saham tergolong sekuritas yang memiliki risiko relatif tinggi jika dibandingkan sekuritas lainnya. Sinyal hijau dan merah yang menunjukan pergerakkan harga saham sendiri pun tidak semerta-merta menjadi dasar bagi seorang pemegang saham untuk menjual sahamnya atau membeli saham baru, karena bisa jadi kenaikan harga saham diakibatkan aktivitas goreng-menggoreng saham, yang dikatakan sebagai permintaan semu.

Sesuai dengan prinsip high risk high return, tingginya risiko saham berbanding lurus dengan return ekspektasiannya. Oleh karena itu, meski berisiko, saham tetap menjadi primadona bagi risk taker. Tingginya risiko saham bisa diminimalisir melalui diversifikasi saham, yaitu melakukan portofolio atas sekuritas-sekuritas tunggal. Kegiatan ini dapat mengurangi risiko non-sistematis, sehingga risiko total yang akan ditanggung pemegang saham akan berkurang.

Investasi saham bisa menjadi pilihan bagi mahasiswa yang menuntut kemandirian kepada dirinya, tidak menggantungkan diri pada orangtua, serta mengumpulkan pundi-pundi sebagai bekal masa depannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar